Kamis, 11 September 2014

Berapa Banyak Perbuatan Buruk Kita Hari Ini?

Kalau untuk menghitung keuntungan dari hasil kerja atau laba dari perniagaan yang kita peroleh, mungkin pikiran dan hati terfokus dan konsentrasi agar tidak salah perhitungan. Bahkan kita akan melakukan apa saja agar pekerjaan kita mendapatkan prestasi atau perniagaan semakin berkembang. Mungkin kita sangat fokus untuk mencari kesalahan pekerjaan atau kerugian perniagaan.

Pernahkah menanyakan pada diri kita sendiri berapa banyak perbuatan yang menyakiti orang lain ataupun merugikan orang lain? Artinya kita mendapatkan prestasi dengan jalan menyakiti atau mendapatkan keuntungan dengan merugikan orang lain.


Mungkin di akhir zaman ini, hal-hal yang menguntungkan diri sendiri dengan mengabaikan keadaan orang lain sudah terbiasa. Dan kepedulian terhadap orang lain disekitar kita, bukan hal yang penting lagi.

Inilah zaman yang mengabaikan Al-Qur'an, Surat : At-Taubah, Ayat : 24, yang artinya :"Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya".

Wajar saja Rasulullah Salallahu 'Alaihi Wasallam memberi tauladan kepada kita untuk ber-Istighfar 100 kali perhari. Agar kita selalu Muhasabah diri dan di ampuni Allah Subhanahu Wa Ta'ala.